[Sharing] Pengalaman Bekerja di Perusahaan Web Design Luar Negeri

Hari ini tepat satu bulan lamanya saya bekerja sebagai programmer full time di salah satu perusahaan web desain di Amerika Serikat. Saya bekerja secara remote, artinya saya tetap di rumah, tidak perlu berkantor di perusahaan tersebut. Ya, ini memang sedikit mengejutkan bagi saya. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya kalau saya bisa bekerja di perusahaan luar negeri.

Ceritanya, tanggal 30 Juni kemarin saya mendapat email dari salah satu klien saya di oDesk.com. Ada dua email yang saya terima. Email yang pertama berkaitan dengan proyek yang sedang saya tangani, sedangkan email kedua berisi tawaran. Intinya, mereka menawari saya pekerjaan sebagai programmer full time di perusahaan tersebut. Saya sempat tidak percaya dengan isi email tersebut. Apa iya mereka serius menawari saya pekerjaan tersebut. Ya, maklumlah saya agak sensitif kalau berkaitan dengan masalah pekerjaan. Di dalam negeri saja nggak laku, masak sih ada perusahaan luar negeri yang menawari pekerjaan, begitu pikir saya.

Lanjut…

Kiat Mengatur Keuangan Bagi Pekerja Freelance

Harus kita akui bahwa profesi sebagai pekerja freelance berbeda dengan pegawai kantor, baik itu pegawai negeri maupun swasta. Pekerja freelance tidak memiliki penghasilan yang tetap, tunjangan, maupun pensiun layaknya pegawai. Ia juga tidak akan bisa menikmati berbagai fasilitas yang biasanya diterima oleh pegawai pada umumnya seperti kendaraan dinas, pakaian seragam, uang makan, transport dan sebagainya. Dengan kondisi seperti itulah mau tidak mau seorang pekerja freelance harus bisa mengelola penghasilan yang ia terima secara cermat jika tidak ingin masa depannya suram.

Bagaimana cara yang efektif untuk mengelola keuangan bagi seorang pekerja freelance? Berikut ini 9 tips praktis yang diberikan oleh Elvyn G. Masyassya, seorang pengamat dan penasihat investasi dan keuangan yang saya kutip dari buku Rahasia Jadi Entrepeneur Muda karangan Faif Yusuf.

Lanjut…

Strategi Membuat Cover Letter

Bagi Anda yang bekerja sebagai kontraktor di oDesk.com pasti tahu apa itu Cover Letter. Kalau sampai nggak tahu “kebangeten” namanya. Kontraktor di oDesk.com wajib tahu dan harus bisa membuat Cover Letter. Mengapa demikian? Karena Cover Letter merupakan dokumen yang harus kita buat setiap kali kita mengajukan penawaran proyek (bid) kepada calon klien yang kita incar, bisa juga dikatakan sebagai proposal awal.

Pada umumnya Cover Letter berisi penjelasan kepada klien tentang beberapa hal sebagai berikut:

  • Siapa kontraktor tersebut;
  • Apa saja keahlian yang dimiliki oleh kontraktor tersebut;
  • Mengapa calon klien harus memilih kontraktor tersebut;
  • Contoh proyek yang pernah ditangani;
  • Dan sebagainya.

Lanjut…

Satu Tahun di oDesk.com

Tak terasa sudah satu tahun lamanya saya menjadi kontraktor di oDesk.com. Saya terdaftar sebagai kontraktor di oDesk sejak bulan Mei 2011. Seingat saya, waktu itu saya mendaftar hanya sekedar coba-coba saja. Akan tetapi karena ada peristiwa yang tidak terduga akhirnya saya menekuni pekerjaan tersebut secara serius hingga saat ini.

Nah, berikut ini beberapa catatan penting seputar perjalanan saya sebagai kontraktor di oDesk.com.

Tanggal Keterangan
2 Mei 2011 Terdaftar sebagai kontraktor di oDesk.com
5 Mei 2011 Lulus oDesk Readiness Test (setelah mengulang dua kali)
31 Mei 2011 Melakukan penawaran (bid) proyek pertama kali.
28 Oktober 2011 Mendapat klien pertama dari Costarica, setelah gagal 26 kali. Proyek pertama yaitu membuat theme WordPress dengan beban kerja 20 jam/minggu, bayarannya $10 perjam.
9 November2011 Mendapat penghasilan pertama plus bonus dari klien.
10 November 2011 Mendapat klien kedua dengan kontrak yang sangat panjang, beban kerja 30+ jam/minggu.

Kalau dilihat berdasarkan lama waktunya memang sudah satu tahun, akan tetapi kalau dihitung berapa jumlah klien yang berhasil didapatkan barangkali sangat mengecewakan. Terus terang saja hingga saat ini jumlah klien yang saya tangani baru dua. Nah, dari dua klien tersebut sampai saat artikel ini ditulis total jam kerja saya di oDesk.com berhasil mencapai angka 446 jam ditambah dengan beberapa Fixed Project.

Lanjut…

Klien Pertama di oDesk.com

Bagi kontraktor pemula mencari klien pertama di oDesk.com biasanya merupakan pekerjaan yang sangat menegangkan. Hal tersebut juga terjadi pada saya kala itu. Berbagai perasaan campur aduk menjadi satu. Ada rasa takut kalau nggak segera mendapat klien, cemas bagaimana kalau nanti ada calon klien yang mengundang untuk wawancara, rasa khawatir tidak bisa menyelesaikan pekerjaan yang diberikan dan berbagai perasaan lainnya.

Saya mendaftar menjadi kontraktor di oDesk.com pada bulan Mei 2011 namun waktu itu hanya sekedar iseng saja. Tidak serius mencari klien seperti yang seharusnya dilakukan. Tahu nggak apa sebabnya? Penyebab utamanya yaitu saya kurang percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggris yang saya miliki. Nah, baru pada bulan Oktober 2011 saya memutuskan untuk serius mencari klien di oDesk.com. Itu terjadi karena saya kepepet nggak punya uang. Waktu itu kalau nggak salah rekening tabungan di bank tinggal 80 ribu. Jadi kalau saya ambil lewat ATM sekali lagi otomatis saya nggak akan punya uang lagi.

Lanjut…

Jurus Ampuh Menyiasati oDesk Readiness Test

Sesuai dengan namanya, oDesk Readiness Test bertujuan untuk menguji apakah kita sudah memahami sistem yang diterapkan di oDesk.com atau belum. Semua kontraktor di oDesk.com wajib mengikuti tes ini dan harus lulus. Skor minimal untuk lulus adalah 100% atau dengan kata lain kita harus bisa menjawab dengan benar semua pertanyaan yang diberikan.

Ada dua macam oDesk Readiness Test, yaitu:

  1. oDesk Readiness Test for Independent Contractors and Staffing Managers
  2. oDesk Readiness Test for Agency Contractors

Lanjut…

Profil Kontraktor = Kunci Sukses Mendapatkan Klien

Ingin sukses? Ini kuncinya!

Keberadaan profil kontraktor mempunyai peranan yang sangat penting. Tanpa profil yang meyakinkan, seorang kontraktor akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan klien. Apalagi kita ketahui bersama tingkat kompetisi di oDesk.com sangatlah ketat.

Apa itu profil kontraktor? Profil kontraktor merupakan gambaran tentang siapa dan apa saja keahlian yang dimiliki oleh seorang kontraktor. Gampangnya kita bisa menganggapnya sebagai Curriculum Vitae atau Resume.

Lanjut…

Bagaimana Cara Menjadi Kontraktor di oDesk.com?

Langkah pertama agar kita diperbolehkan untuk bekerja secara online melalui oDesk.com yaitu mendaftar sebagai kontraktor (contractor). Ingat, jangan sampai salah karena ada dua tipe keanggotaan di oDesk, yaitu pengusaha (employer) dan kontraktor (contractor). Employer adalah orang yang memposting pekerjaan (proyek) di oDesk.com, bisa perorangan atau perusahaan.

Alangkah beruntungnya jika kita mendapatkan klien perusahaan. Jika itu terjadi berikan pelayanan yang memuaskan. Insya Allah mereka akan selalu memberikan proyek secara rutin tanpa kita harus bersusah payah lagi berkompetisi dengan kontraktor lain untuk mencari klien.

Lanjut…

Yuk, Kerja Online Lewat oDesk.com – Bag. 2

Terkait dengan masalah pembayaran kita tidak perlu khawatir karena oDesk.com merupakan provider yang bisa dipercaya. oDesk.com memberikan jaminan bahwa setiap proyek yang kita kerjakan pasti akan dibayar, selama kita mengikuti ketentuan yang mereka tetapkan. Akan tetapi jaminan itu hanya berlaku untuk Hourly Project saja, sedangkan untuk Fixed-Price Project sistem pembayarannya diserahkan kepada pihak pemberi kerja. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam menawar proyek dengan tipe Fixed-Price.

Khusus untuk Hourly Project, seminggu sekali kita akan menerima pembayaran sesuai dengan jumlah jam yang tercatat di oDesk.com untuk proyek yang sedang kita kerjakan. Sedangkan untuk Fixed-Price Project, biasanya pemberi kerja akan melakukan pembayaran setelah proyek selesai. Selanjutnya uang tersebut akan tersimpan di rekening oDesk.com sampai kita melakukan penarikan (withdraw).

Lanjut…

Yuk, Kerja Online Lewat oDesk.com – Bag. 1

oDesk logo

Di era teknologi Internet seperti sekarang ini sudah tidak selayaknya lagi untuk selalu mengeluh karena tidak punya pekerjaan atau menganggur. Kita tidak perlu lagi merasa malu, minder atau bahkan putus asa karena tidak diterima bekerja di mana-mana.

Kenapa demikian? Karena banyak sekali peluang yang bisa kita dapatkan dengan adanya Internet, salah satunya yaitu menjadi pekerja jarak jauh (remote worker) melalui situs oDesk.com. Disebut sebagai pekerja jarak jauh karena antara pemberi kerja dan pekerja dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh.

Lanjut…