Berkomunikasi dengan cara mengajak bicara pelanggan adalah salah satu bentuk cara yang efektif untuk membuat pelanggan Anda merasa diperhatikan, sehingga pelanggan mendapatkan nilai tambah berbelanja di warung/toko Anda dan berbelanja lebih sering bahkan lebih banyak di toko Anda.
Sapa Lebih Dahulu Pelanggan Anda
“Apa kabar”, “Selamat Pagi” serta sapaan-sapaan lain adalah awalan yang baik untuk membuat para pelanggan Anda merasa diterima dan nyaman untuk berbelanja.
Bantu Mengingatkan Pembelian yang sudah Direncanakan oleh Pelanggan Anda
Perhatikan isi belanjaan pelanggan dan bantu untuk mengingatkan pelanggan membeli barang-barang yang berhubungan. Jika pelanggan membeli teh atau kopi, mungkin Anda bisa bertanya, “Gula pasirnya tidak sekalian, Bu?”
Lemparkan Ide
Juga dengan memperhatikan isi belanjaan pelanggan Anda, lemparkan berbagai ide menarik untuk pelanggan Anda. Bisa berupa resep, tips menata ruang dan aneka tips lainnya. Misalnya jika pelanggan Anda membeli roti, Anda bisa bertanya, “Bu, sudah pernah mencoba resep roti goreng gulung isi udang?” kemudian sambunglah dengan isi resepnya dan pancinglah pelanggan untuk membeli bahan-bahan resep tersebut di toko/warung Anda.
Jabarkan Harga Barang yang Dibeli Pelanggan
Jangan langsung mentotal jumlah yang harus dibayar pelanggan. Sebutkan secara detail harga barang yang dibeli oleh pelanggan satu persatu, sehingga mereka mengetahui harga barang tersebut tanpa merasa dibohongi.
Kembalikan uang kembalian sedetail mungkin
Siapkan uang receh sebanyak mungkin di warung/toko Anda dan jangan pernah menggantikan nilai uang dengan barang lain misalnya permen. Ini juga penting agar pelanggan tidak merasa dirugikan sedikitpun.
Ucapkan Terima Kasih
Selalu ucapkan terima kasih diakhir pembicaraan, bahkan mungkin ditambah dengan kata-kata pemancing seperti “Silakan datang kembali”.
Sudahkah Anda mempraktekkan hal-hal di atas? Jika belum mungkin perlu Anda coba dan bersiaplah untuk kebanjiran pelanggan…
