Banyak orang meyakini bahwa kebiasaan menulis di buku harian mempunyai efek yang positif dalam kehidupan mereka. Menulis merupakan salah satu cara untuk menyatakan perasaan dan pendapat yang kalau dipendam malah bisa menimbulkan efek negatif, misalnya saja stress.
James Pennebaker, Ph.D, dan Janet Seager, Ph.D, dalam jurnal Clinical Psychology mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan menulis pada umumnya kondisi mentalnya lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.
Pikiran yang sehat tentu akan mempunyai dampak positif bagi kesehatan kita secara fisik. Kita tidak akan mudah sakit, selalu segar dan bisa menjalani kehidupan ini secara lebih baik. Selain itu kita juga tidak akan mudah stress bila menghadapi masalah yang berat.
Dengan menulis sebenarnya kita secara tidak langsung belajar bagaimana berpikir secara kritis, sistematis dan terencana agar tulisan-tulisan kita itu bisa dipahami dan dicerna oleh pembaca dengan mudah.
Kita juga bisa berbagi pengalaman dengan cara menulis misalnya saja melalui blog. Dengan demikian orang lain yang membacanya bisa mengambil manfaat dari tulisan kita itu. Ambil contoh misalnya saja seorang guru. Dalam menjalani perannya sebagai guru, tentu ia akan sering menemui kesulitan-kesulitan khususnya ketika berinteraksi dengan siswanya. Nah, dengan tulisan ia bisa bercerita banyak bagaimana pengalaman dia dalam mengatasi segala problem tersebut. Orang lain yang mungkin mengalami permasalahan yang sama tentu akan terbantu dengan adanya tulisan itu. Itulah sisi positif dari kebiasaan menulis.
Ada manfaat lain yang bisa kita peroleh dari kegiatan menulis ini, yaitu bisa mendatangkan rejeki. Coba saja Anda kirimkan tulisan-tulisan Anda ke media cetak seperti koran atau majalah. Kalau dimuat pasti akan mendapat honor yang cukup lumayan.
Jika Anda suka menulis novel atau cerita berseri, karya tersebut bisa diterbitkan menjadi sebuah buku. Keuntungan yang akan didapat tentu akan berlipat-lipat jika buku tersebut laris di pasaran. Selain itu nama kita pun akan menjadi terkenal. Belum lagi apabila karya kita itu menarik perhatian produser film seperti novel Ayat-ayat Cinta itu. Wah, bisa dipastikan kita akan mendapat rejeki nomplok dari karya kita itu.
Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita tumbuhkan kebiasaan menulis dalam diri kita…
he he he….., salut sama mas wahyu. Sebagai pemula pengguna internet, saya membaca tulisan-tulisan mas wahyu jadi bersemangat mengikuti langkah – langkahnya. tapi karena minimnya pengalaman saya di dunia internet ini, membuat saya bingung harus bagaimana ini untuk memulainya…he he he. maklum..masih gatek….!?. so .., jangan kepalang tanggung mas wahyu….bantu saya ya….., thank,s.
Makasih, saya ikut senang jika tulisan saya bisa memberikan inspirasi bagi Anda. Btw, apa yang bisa saya bantu pak Candra?
bagaimana dan kemana saya harus mengirimkan tulisan saya, agar bisa ada harganya…?
Banyak kok yang mau menerima tulisan kita, misalnya surat kabar, majalah, tabloid, dsb.
ada alamatny gk mas wahyu…….he he he. thank’s
Ada pak, klik di sini.
ok…thanks