Sabily, Desktop Linux Dengan Nuansa Islami

Sabily "Uhud" 11.10

Artikel tentang Linux Sabily ini saya tulis sekitar bulan Februari 2011 dan merupakan artikel kedua yang dimuat di rubrik Digital harian Kedaulatan Rakyat. Di blog ini artikel tersebut saya lengkapi dengan ilustrasi yang saya ambil dari situs Sabily. Berbeda dengan saat artikel tersebut ditulis, sekarang distribusi Linux Sabily ini sudah memasuki versi ke 11.

Dulu, banyak orang menganggap bahwa Linux merupakan sistem operasi yang sulit dan kurang menarik. Anggapan semacam itu kini sedikit demi sedikit mulai berkurang, seiring dengan berkembangnya berbagai distribusi Linux yang menawarkan kemudahan dalam proses instalasi  serta fasilitas yang cukup menarik. Sabily (http://www.sabily.org) merupakan salah satu dari distribusi Linux tersebut. Bertemakan tentang Islam, Sabily dilengkapi dengan banyak perangkat lunak Islami dan aplikasi multimedia.

Perangkat lunak utama yang diusungnya yaitu Zekr, sebuah Alquran digital yang dilengkapi dengan bacaan audio dari qari yang terkenal, Mus-haf Othman (panduan praktis untuk belajar Alquran), Minbar (aplikasi pengingat dan penunjuk waktu shalat), Monajat (aplikasi yang akan menampilkan doa pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya),  Thwab (ensiklopedi tentang Islam), Hijra (kalender Islami), Noor (Alquran viewer), Firefox-praytimes (aplikasi tambahan pada Firefox yang menunjukkan waktu shalat harian) dan Webstrict (software penyaring situs porno).

Perangkat lunak lainnya adalah OpenOffice (software pengolah kata, spreadsheet dan presentasi), Firefox (perambah web), Pidgin (aplikasi instant messaging), F-spot (manajemen foto), GIMP (pengolah gambar) dan beberapa perangkat lunak multimedia. Semua perangkat lunak tersebut telah terkandung dalam distribusi Sabily.

Zekr yang merupakan aplikasi Islami utama pada Sabily memiliki fasilitas yang lengkap dan sangat menarik. Dengan aplikasi ini Anda dapat membaca dan mencari surat, juz, maupun ayat Alquran secara mudah. Anda dapat mengkopi keseluruhan dari ayat dan memasukkannya ke aplikasi Office yang Anda kehendaki.

Zekr telah dilengkapi dengan 35 terjemahan Alquran dari seluruh dunia termasuk bahasa Indonesia dan 15 resitasi (tilawah Alquran) yang bisa didengarkan secara online dan offline. Selain itu tersedia juga fasilitas pencarian (baik secara bacaan maupun terjemahan) dan penanda (bookmark) yang bisa dipakai untuk menandai surat atau ayat yang dianggap penting.

Sabily Desktop

Sesuai dengan temanya, tampilan grafis Sabily kental sekali dengan nuansa relijius. Mulai dari splash screen,  tampilan login, wallpaper, screensaver, logo hingga theme, semuanya telah dimodifikasi agar cocok untuk kaum Muslim. Bagi pengguna yang beragama Islam, Sabily merupakan sistem operasi yang sangat menarik dan tentunya dengan cita rasa Islami. Meskipun demikian, non Muslim pun dipersilakan apabila ingin menggunakan Sabily.

Sabily adalah nama baru dari Ubuntu Muslim Edition dan dikembangkan berdasarkan sistem operasi Linux Ubuntu. Apabila dibandingkan dengan Ubuntu, tidak ada perbedaan yang jauh diantara keduanya. Sistem operasi Sabily tersedia dalam bentuk Live DVD (sehingga Anda dapat mencobanya tanpa perlu menginstal perangkat lunak apapun di komputer Anda) dan dirilis dalam 3 versi.

Versi pertama  yaitu Small Version berukuran sekitar 968 MB, mengandung paket utama Sabily (theme, aplikasi Islami dan dukungan bahasa Arab). Kedua yaitu Full Version berukuran 1,5 GB, isinya sama seperti Small Version ditambah dengan aplikasi multimedia, edukasi dan paket lainnya. Terakhir yaitu Full Version with Recitations dengan ukuran 3,3 GB, isinya sama seperti Full Version ditambah dengan Tilawah Quran dari Muhammad Siddeeq al-Minshawi, Sa’ad al-Ghamadi dan Mishary Rashed Alafasy. Versi terakhir ini sangat berguna apabila Anda tidak terhubung dengan Internet karena semua versi Sabily tersebut menyediakan tilawah secara online.

Rilis terbaru dari sistem operasi Sabily ini dikeluarkan pada bulan November 2010 yang lalu dan dikenal dengan nama “Sabily Al-Quds”.

(Artikel ini dimuat di rubrik Digital harian Kedaulatan Rakyat tanggal 7 Februari 2011)

Tags: ,

Comments are closed.